Combined Post
Combined Posts 2
Mag Post 2
2 Column Post
Simple Post
Simple Post 2
New Carousel
Video Posts
Piala Dunia 2014
Hacker Anonymous
Menjelang ajang Piala Dunia 2014, serangan cyber yang mendompleng acara bergengsi dunia itu diperkirakan semakin banyak. Kelompok hacker Anonymous bahkan mengumumkan bahwa mereka sudah bersiap-siap melancarkan serangan cyber ke sejumlah perusahaan sponsor Piala Dunia.
Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Reuters, salah satu anggota hacker Anonymous yang menyebut dirinya sebagai Che Commodore mengatakan bahwa persiapan untuk serangan besar-besaran ini sudah dimulai.
Commodore mengklaim bahwa ia memiliki informasi yang komprehensif tentang kegiatan kelompok hacker Anonymous. Dia bahkan memberikan detil cetak biru tentang perusahaan yang akan menjadi target mereka.
"Kami sudah punya rencana untuk menyerang. Kami sudah melakukan tes untuk melihat situs mana saja yang lebih rentan. Kali ini kami menargetkan situs para sponsor Piala Dunia," katanya kepada Reuters.
Perusahaan sponsor yang dimaksud termasuk perusahaan besar seperti Coca Cola, Budweiser, Emirates Airlines dan Adidas.
Commodore mengklaim bahwa dalam satu ujicoba yang mereka lakukan awal pekan ini, mereka berhasil menyusup ke server Kementerian Luar Negeri Brasil dan mengambil puluhan dokumen rahasia.
Dia mengatakan hacker bernama AnonManifest menggunakan virus trojan untuk bisa masuk ke dalam database Kementerian Luar Negeri dan mencuri akun email beberapa diplomat.
Commodore juga mengklaim, sebanyak 333 dokumen berhasil dibocorkan. Jika benar terjadi, serangan ini merupakan pelanggaran keamanan cyber terbesar di Brasil sejak NSA kedapatan mengakses akun email Presiden Dilma Roussef.
Menanggapi klaim tersebut, salah seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengakui bahwa sejumlah akun email berhasil diakses termasuk dokumen yang terdapat dalam email dan beberapa dokumen internal, namun hanya 55 akun saja.
Kelompok hacker Anonymous tampaknya marah pada keputusan pemerintah Brasil yang membiayai turnamen sepakbola dengan anggaran sangat besar. Mereka diduga menyerang melalui teknik Distributed Denial of Service (DDoS).
Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Reuters, salah satu anggota hacker Anonymous yang menyebut dirinya sebagai Che Commodore mengatakan bahwa persiapan untuk serangan besar-besaran ini sudah dimulai.
Commodore mengklaim bahwa ia memiliki informasi yang komprehensif tentang kegiatan kelompok hacker Anonymous. Dia bahkan memberikan detil cetak biru tentang perusahaan yang akan menjadi target mereka.
"Kami sudah punya rencana untuk menyerang. Kami sudah melakukan tes untuk melihat situs mana saja yang lebih rentan. Kali ini kami menargetkan situs para sponsor Piala Dunia," katanya kepada Reuters.
Perusahaan sponsor yang dimaksud termasuk perusahaan besar seperti Coca Cola, Budweiser, Emirates Airlines dan Adidas.
Commodore mengklaim bahwa dalam satu ujicoba yang mereka lakukan awal pekan ini, mereka berhasil menyusup ke server Kementerian Luar Negeri Brasil dan mengambil puluhan dokumen rahasia.
Dia mengatakan hacker bernama AnonManifest menggunakan virus trojan untuk bisa masuk ke dalam database Kementerian Luar Negeri dan mencuri akun email beberapa diplomat.
Commodore juga mengklaim, sebanyak 333 dokumen berhasil dibocorkan. Jika benar terjadi, serangan ini merupakan pelanggaran keamanan cyber terbesar di Brasil sejak NSA kedapatan mengakses akun email Presiden Dilma Roussef.
Menanggapi klaim tersebut, salah seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengakui bahwa sejumlah akun email berhasil diakses termasuk dokumen yang terdapat dalam email dan beberapa dokumen internal, namun hanya 55 akun saja.
Kelompok hacker Anonymous tampaknya marah pada keputusan pemerintah Brasil yang membiayai turnamen sepakbola dengan anggaran sangat besar. Mereka diduga menyerang melalui teknik Distributed Denial of Service (DDoS).
Piala Dunia merupakan perhelatan paling ditunggu-tunggu penggemar sepak bola di seluruh dunia. Terlebih lagi jika tim nasional ikut berlaga dalam putaran final.
Kompetisi empat tahun sekali itu tahun ini digelar di Brasil. Para pendukung tim nasional masing-masing negara yang ikut bertanding pasti menginginkan timnya mendapat hasil terbaik.
Mereka yang menjadi pendukung tim nasional masing-masing sudah jauh-jauh hari memburu tiket untuk menyaksikan langsung di stadion. Namun tidak semua orang beruntung bisa melihat langsung aksi para pahlawan tim nasional mereka.
Warga yang tidak bisa menyaksikan langsung ke stadion akan memilih menonton melalui layar kaca. Uniknya, tidak semua negara peserta Piala Dunia membolehkan warganya menyaksikan pertandingan Piala Dunia melalui layar kaca. Ulama di beberapa negara bahkan mengeluarkan fatwa yang melarang warga menonton Piala Dunia.
1. Iran
Saat Iran menghadapi Nigeria dalam putaran final Piala Dunia di Brasil dini hari tadi, pendukung kedua negara di tanah air mereka banyak yang kesulitan menggelar nonton bareng di ruang publik.
Pasalnya polisi Iran melarang kafe-kafe dan restoran menayangkan Piala Dunia, termasuk pertandingan tim nasional Iran sendiri.
Mengutip media lokal, BBC melaporkan, Kamis (12/6), keputusan itu dibuat hanya beberapa pekan setelah pemerintah melarang kaum hawa menonton Piala Dunia bersama kaum pria di ruang publik.
Meski stasiun televisi Iran masih menayangkan Piala Dunia namun polisi mengatakan kepada Asosiasi Pemilik Kafe di Ibu Kota Teheran, mereka dilarang menyiarkan pertandingan itu ke publik.
2. Nigeria
Pemerintah Nigeria di wilayah timur laut negeri itu, tepatnya di Kota Adamawa, melarang warga menggelar acara nonton bareng seluruh tayangan pertandingan Piala Dunia.
Alasan mereka karena acara semacam itu rentan serangan kelompok militan bersenjata Boko Haram, seperti dilansir BBC pekan ini.
"Tindakan kami adalah untuk melindungi nyawa mereka," ujar Brigadir jenderal Nicholas Rogers kepada wartawan.
Sepekan sebelum pengumuman larangan itu militan Boko Haram diduga melancarkan serangan bom mobil hingga menewaskan 18 orang saat menonton Piala Dunia.
Di saat warga sejagat bersemangat menyambut penyelenggaraan Piala Dunia di Brasil, seorang ulama Mesir beraliran ultra-konservatif mengatakan menonton pertandingan sepak bola tidak dapat diterima dalam Islam karena itu adalah sebuah gangguan dan dapat "menghancurkan bangsa-bangsa".
Yasser Borhami, seorang anggota pendiri dari gerakan Salafi utama di Mesir, yakni Ad-Da'wa As-Salafiya (Seruan Salafi), mengatakan menghabiskan waktu dengan menonton pertandingan sepak bola adalah "bencana yang membuat saya sangat marah", seperti dilansir surat kabar Arab News, Senin (16/6).
Dia mengatakan menonton pertandingan sepak bola merupakan gangguan dari kewajiban agama dan duniawi, yang akhirnya dapat menyebabkan "kehancuran bangsa dan rakyat".
Pendapatnya agama itu, atau fatwanya, telah diunggah di situs mereka dalam sebuah video dua hari lalu, berbeda jauh dengan kebijaksanaan konvensional menyebut bahwa kompetisi olah raga seperti Piala Dunia berfungsi untuk membina persahabatan dan pemahaman antara bangsa-bangsa di dunia.
Borhami mengatakan bahwa ada kondisi yang akan membuat sesuatu menjadi "haram" atau tidak dapat diterima dalam Islam, yakni jika hal itu dapat mengalihkan perhatian Anda dari tugas-tugas agama, kemudian memperlihatkan bagian tubuh di mana menurut Islam seharusnya ditutup, atau menyebabkan kaum muslim menyukai dan mendukung orang-orang kafir. Dia menjelaskan bahwa pertandingan sepak bola biasanya memenuhi semua kondisi tersebut.
Pernyataannya itu langsung memicu kecaman, pada saat warga Mesir terpaku pada televisi mereka mulai pagi hari karena perbedaan waktu dengan Brasil.
Ketika ditanyakan oleh seorang pembawa acara yang merupakan penggemar sepak bola fanatik di Mesir saluran CBC tentang fatwanya itu, Borhami kembali menegaskan, "Saya hanya mengatakan jangan buang waktu Anda."
Dia mengatakan bahwa seruannya itu telah dibawa di luar konteks oleh mereka yang ingin menyerangnya karena alasan politik.
Borhami, yang kelompoknya pernah menjadi pendukung kelompok sesama Islam dari Ikhwanul Muslimin yang naik ke tampuk kekuasaan di Mesir setelah pemberontakan 2011, malah kemudian mengkritisi kelompok itu dan menuduhnya mendominasi kekuasaan politik. Borhami dan kelompoknya kemudian mendukung protes rakyat terhadap Ikhwanul Muslimin dan penggulingan Presiden Muhammad Mursi yang dilakukan militer.
4. Arab Saudi
Di saat media global beralih ke Brasil untuk berlomba-lomba memberitakan ajang kompetisi sepak bola terbesar sejagat Piala Dunia, media Israel justru kembali mengungkit sebuah cerita tentang fatwa dikeluarkan seorang ulama Arab Saudi garis keras yang melarang sepak bola, meski fatwa itu dikeluarkan pada tahun lalu.
Institut Penelitian Media Timur Tengah (MEMRI), yang didirkan pada 1998 oleh mantan perwira intelijen militer Israel Yigal Carmon dan Meyrav Wurmser, seorang ilmuwan politik Amerika kelahiran Israel, dua hari lalu menerbitkan terjemahan dari fatwa ulama Saudi Syekh Abd al-Rahman al-Barrak itu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (13/6).
Fatwa itu menyatakan bahwa sepak bola adalah sebuah kekejian yang menyebabkan orang membuang-buang waktu mereka untuk mengadopsi kebiasaan bejat dari musuh-musuh Islam dan memuliakan pemain sepak bola "kafir".
Menurut terjemahan MEMRI itu, Syekh al-Barrak mengeluarkan fatwa dalam menanggapi permintaan oleh seorang pembaca di situs miliknya (albarrak.islamlight.net), yang bertanya-tanya bagaimana cara bersikap terhadap penggemar sepak bola yang mengagumi dan memuji pemain sepak bola dari warga asing.
Namun, MEMRI gagal menunjukkan bahwa fatwa itu tertanggal Maret 2013 dan menjelaskan mengapa mereka menerbitkan sebuah cerita tentang hal itu sekarang, mengingat bahwa fatwa itu sudah berusia lebih dari satu tahun.
Situs the Jerusalem Post yang berbasis di Israel dengan cepat mengambil cerita dengan menulis, " Piala Dunia berlangsung di Brasil pada Kamis malam, namun tidak semua orang senang".
"Dalam sebuah fatwa baru-baru ini, ulama Saudi Syekh Abd al-Rahman al-Barrak menulis bahwa permainan sepak bola adalah kekejian moral dan sosial," tulis the Jerusalem Post, merujuk pada terjemahan MEMRI.
The Jerusalem Post, serta beberapa surat kabar dan media lainnya, tampaknya telah mengangkat cerita MEMRI tentang fatwa itu tanpa meneliti terlebih dahulu atau mengklarifikasi tanggal asli fatwa itu dikeluarkan.
Dalam hitungan hari, perhelatan akbar Piala Dunia 2014 akan segera dimulai. Persiapa seluruh tim nasional sudah hampir mendekati finish. Semua tim memiliki ambisi untuk menang, sekalipun beberapa di antaranya masih disebut 'tim kuda hitam' atau bahkan baru kali pertama tampil di ajang Piala Dunia.
Ambisi besar utnuk menjadi juara juga dimiliki oleh tim nasional Argentina. Memiliki segudang pemain top dunia, membuat mereka sangat yakin untuk bisa mengalahkan semua lawan di ajang empat tahunan tersebut.
Banyak publik yang menyebutkan bahwa Argentina akan sulit menjadi juara karena ketergantungan dengan Messi, atau yang mereka sebut dengan 'Messidependiente'. Terlebih lagi Messi di kompetisi lokal bersama Barcelona musim ini tampil kurang meyakinkan. Hal itu yang membuat banyak orang masih meragukan kemampuan timnas Argentina.
Namun jika diperhatikan dengan seksama, Argentina memiliki peluang besar untuk menjadi juara di Piala Dunia kali ini. Beberapa alasan memperkuat hal tersebut. Apa saja yang bisa membuat Argentina bakal menjadi juara di tahun ini? Nah, berikut ini adalah 5 alasan Argentina mampu menjuarai ajang Piala Dunia 2014.
1. Komposisi pemain luar biasa
Jika melihat bagaimana komposisi pemain dari tim nasional Argentina ini pastilah sangat komplit. Kekuatan hampir ada di semua lini, baik lini depan maupun belakang.
Beberapa pemain bahkan memiliki pengalaman atau jam terbang tinggi bersama tim-tim besar Eropa yang memungkinkan bakal memupuk mental juara. Sebut saja Lionel Messi, Lavezzi, Di Maria, Marcherano, Demichelis, dan masih banyak lagi.
Dengan komposisi pemain yang luar biasa ini, sangat memungkinkan tim Tango bakal juara di ajang Piala Dunia 2014.
2. Barisan depan mematikan
Sudah pasti yang paling menjadi sorotan adalah lini depan Argentina yang mematikan. Nama Sekelas Lionel Messi, Angel Di Maria, Lavezzi, Sergio Aguero, dan Gonzalo Higuain bakal bergantian mengisi posisi penyerang.
Pelatih timnas Argentina, Alejandro Sabella, tentu tidak akan kehabisan stock penyerang jika anak asuhnya sedemikian banyak dan semuanya mematikan. Daya gedor nyaris sempurna untuk tim Tango.
3. Bermain di tanah Amerika Latin
Keuntungan bermain di tanah Amerika Latin juga bakal mempengaruhi hasil akhir. Bagaimanapun juga, pemain dari negara di luar Amerika Latin tentunya akan sulit beradaptasi dengan segala kemungkinan cuaca, suhu, dan sebagainya.
Sebaik-baiknya mereka mampu beradaptasi, tim Argentina sudah tentu bisa jauh lebih baik dari mereka. Lawan terberat Argentina adalah tuan rumah Brasil yang memiliki tekad untuk menjuarai Piala Dunia 2014 di tanah sendiri.
4. Ambisi Messi untuk juara
Piala Dunia 2014 kali ini mungkin sangat spesial bagi seorang Lionel Messi. Di ajang ini, pemain Messi akan melakoni debutnya sebagai kapten timnas Argentina.
Di samping itu, pemain peraih Ballon d'Or empat kali ini bertekad untuk menjuarai Piala Dunia 2014 karena selalu mendapat banyak kritik. Di pentas terbesar ini, Leo akan membuktikan diri bahwa dia bukan hanya 'hidup' di Barca, namun juga di tim Tango dengan menggondol piala.
5. Fase grup lebih menguntungkan
Di sisi lain, peluang lolos Argentina di fase grup sangatlah besar. Hal ini disebabkan oleh negara yang berada di satu grip bersama Argentina relatif lebih mudah, yakni Bosnia-Herzegovina, Iran, dan Nigeria.
Menurut pelatih Argentina sendiri, Alejandro Sabella, lawan paling tangguh di grup F adalah Nigeria. Sebab Bosnia adalah tim yang baru pertama kali ikut ajang Piala Dunia. Sedangkan Iran juga dianggap sebagai tim kuda hitam dari Asia. Sementara Nigeria, pernah tiga kali bertemu dengan Argentina di berbagai kompetisi dan semuanya dimenangkan oleh Messi dkk.
Lantas, dengan segala kemungkinan itu mampukah Argentina menjuarai Piala Dunia 2014?
Ambisi besar utnuk menjadi juara juga dimiliki oleh tim nasional Argentina. Memiliki segudang pemain top dunia, membuat mereka sangat yakin untuk bisa mengalahkan semua lawan di ajang empat tahunan tersebut.
Banyak publik yang menyebutkan bahwa Argentina akan sulit menjadi juara karena ketergantungan dengan Messi, atau yang mereka sebut dengan 'Messidependiente'. Terlebih lagi Messi di kompetisi lokal bersama Barcelona musim ini tampil kurang meyakinkan. Hal itu yang membuat banyak orang masih meragukan kemampuan timnas Argentina.
Namun jika diperhatikan dengan seksama, Argentina memiliki peluang besar untuk menjadi juara di Piala Dunia kali ini. Beberapa alasan memperkuat hal tersebut. Apa saja yang bisa membuat Argentina bakal menjadi juara di tahun ini? Nah, berikut ini adalah 5 alasan Argentina mampu menjuarai ajang Piala Dunia 2014.
1. Komposisi pemain luar biasa
Jika melihat bagaimana komposisi pemain dari tim nasional Argentina ini pastilah sangat komplit. Kekuatan hampir ada di semua lini, baik lini depan maupun belakang.
Beberapa pemain bahkan memiliki pengalaman atau jam terbang tinggi bersama tim-tim besar Eropa yang memungkinkan bakal memupuk mental juara. Sebut saja Lionel Messi, Lavezzi, Di Maria, Marcherano, Demichelis, dan masih banyak lagi.
Dengan komposisi pemain yang luar biasa ini, sangat memungkinkan tim Tango bakal juara di ajang Piala Dunia 2014.
2. Barisan depan mematikan
Sudah pasti yang paling menjadi sorotan adalah lini depan Argentina yang mematikan. Nama Sekelas Lionel Messi, Angel Di Maria, Lavezzi, Sergio Aguero, dan Gonzalo Higuain bakal bergantian mengisi posisi penyerang.
Pelatih timnas Argentina, Alejandro Sabella, tentu tidak akan kehabisan stock penyerang jika anak asuhnya sedemikian banyak dan semuanya mematikan. Daya gedor nyaris sempurna untuk tim Tango.
3. Bermain di tanah Amerika Latin
Keuntungan bermain di tanah Amerika Latin juga bakal mempengaruhi hasil akhir. Bagaimanapun juga, pemain dari negara di luar Amerika Latin tentunya akan sulit beradaptasi dengan segala kemungkinan cuaca, suhu, dan sebagainya.
Sebaik-baiknya mereka mampu beradaptasi, tim Argentina sudah tentu bisa jauh lebih baik dari mereka. Lawan terberat Argentina adalah tuan rumah Brasil yang memiliki tekad untuk menjuarai Piala Dunia 2014 di tanah sendiri.
4. Ambisi Messi untuk juara
Piala Dunia 2014 kali ini mungkin sangat spesial bagi seorang Lionel Messi. Di ajang ini, pemain Messi akan melakoni debutnya sebagai kapten timnas Argentina.
Di samping itu, pemain peraih Ballon d'Or empat kali ini bertekad untuk menjuarai Piala Dunia 2014 karena selalu mendapat banyak kritik. Di pentas terbesar ini, Leo akan membuktikan diri bahwa dia bukan hanya 'hidup' di Barca, namun juga di tim Tango dengan menggondol piala.
5. Fase grup lebih menguntungkan
Di sisi lain, peluang lolos Argentina di fase grup sangatlah besar. Hal ini disebabkan oleh negara yang berada di satu grip bersama Argentina relatif lebih mudah, yakni Bosnia-Herzegovina, Iran, dan Nigeria.
Menurut pelatih Argentina sendiri, Alejandro Sabella, lawan paling tangguh di grup F adalah Nigeria. Sebab Bosnia adalah tim yang baru pertama kali ikut ajang Piala Dunia. Sedangkan Iran juga dianggap sebagai tim kuda hitam dari Asia. Sementara Nigeria, pernah tiga kali bertemu dengan Argentina di berbagai kompetisi dan semuanya dimenangkan oleh Messi dkk.
Lantas, dengan segala kemungkinan itu mampukah Argentina menjuarai Piala Dunia 2014?
Teknologi garis gawang untuk pertama kalinya digunakan pada pertandingan Piala Dunia 2014 di Brasil antara Kroasia melawan Brasil yang berlangsung pada Jumat dini hari, 13 Juni 2014.
Mengutip laman CNN, Sabtu (14/6/2014), teknologi ini dijuluki GoalControl-4D dan dikembangkan oleh startup asal Jerman bernama GoalControl. Dalam mengoperasikan perangkat ini Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) dilaporkan menghabiskan dana hingga US$ 3,5 juta atau sekitar Rp 41 miliar.
Ajang Piala Dunia 2014 kali ini akan menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda yang namanya tercantum dalam skuad timnas. Mereka yang terpanggil oleh pelatih untuk berkesempatan terbang ke Brasil tidak akan membuang peluang tersebut.
Seperti yang dialami oleh 7 pemain muda ini. Di usia yang masih sangat muda, mereka sudah masuk dalam skuad inti tim nasional. Tentu tidak mudah mencapai hal tersebut. Skill, mental, gaya bermain, spirit dan lain sebagainya sudah dipertimbangkan sebelumnya oleh pelatih.
Tak heran jika penampilan mereka cukup memukau di lapangan hijau saat ajang Piala Dunia nanti, bukan tidak mungkin nama mereka akan terkenal karena diperebutkan oleh sejumlah klub elit dunia.
Nah, penasaran siapa saja mereka? Simak ulasannya berikut ini.
1. Vincent Aboubakar (Kamerun - Lorient)
Pemian muda pertama kali ini datang dari Kamerun. Di usainya yang masih sangat muda, kemungkinan besar dia akan segera menjadi bintang yang bersinar di jagat sepakbola dunia.
Striker milik Kamerun ini bergabung dengan Valenciennes di tahun 2010, kala ia masih berusia 18 tahun. Skill-nya luar biasa.
Kelemahan dari pemain ini adalah perkembangannya yang masih dianggap lambat. Meski demikian, Lorient tetap tertarik untuk merekrutnya musim panas lalu. Hasilnya, Aboubakar mencetak 16 gol dari 35 penampilan di Ligue 1 bersama klub barunya. Sungguh pencapaian yang fantastis di usia muda.
2. Serge Aurier (Pantai Gading - Toulouse)
Selanjutnya adalah bek yang bermain untuk klus Prancis lainnya, yakni Toulouse. Serge Aurier merupakan pemain belakang yang menjadi salah satu talenta muda yang paling sering diamati di Eropa.
Terbukti dengan dia mampu mencatatkan debut bersama Lens di Ligue 1 sebelum usianya genap 17 tahun. Ternyata usia muda benar-benar tidak menghalangi naluri bermainnya yang brilian.
Selain mampu bermain di sisi kanan, dia juga fasih untuk bermain sebagai bek tengah. Toulouse membayar 2 juta dolar untuk mendatangkannya dulu. Namun laporan terbaru santer menyebutkan Arsene Wenger ingin Aurier datang ke Emirates untuk menggantikan Bacary Sagna. Hal tersebut jelas membuat nilainya meroket saat ini.
3. Hiroshi Kiyotake (Jepang - Nurnberg)
Selanjutnya pemain muda berbakat di Piala Dunia 2014 ini datang dari tanah Jepang. Pemuda bernama Hiroshi Kiyotake ini merupakan pemain yang lahir pada tahun 1989. Posisinya sering ditempatkan atau dioperasikan sebagai penyerang. Namun ia juga tidak canggung ditempatkan di posisi manapun di lini depan.
Kiyotake baru berusia 16 tahun saat ia memulai debut di J-League. Kini talenta hebat yang ia miliki membuatnya berkarir di Bundesliga, usai menimba pengalaman selama lima tahun di Jepang.
4. Keylor Navas (Levante - Kosta Rika)
Kosta Rika memiliki talenta muda yang luar biasa, yakni Keylor Navas. Dia adalah pemain yang kini merumput di tanah Spanyol, yakni di klub Levante.
Lahir di tahun 1986, banyak pihak yang menyamakan talentanya dengan kiper legendaris Jose Chilavert. Ia memulai karir di Deportivo Saprissa sebelum memutuskan untuk pindah ke klub Divisi Dua Spanyol, Albacete.
Satu tahun kemudian, Levante menganggapnya punya prospek cerah dan membelinya. Navas pun sukses mengamankan posisi starter di level klub sepanajang musim lalu. Namanya makin mencuat usai Barcelona sempat dikabarkan meminati jasanya untuk menggantikan Victor Valdes.
5. Fabian Schar (Swiss - Basel)
Fabian Schar adalah seorang pemain belakang yang cukup tangguh. Awalnya, tak ada yang mengetahui seperti apa bakat terpendam yang ada di dalam dirinya. Talentanya tidak langsung disadari oleh pemandu bakat di Eropa. Hingga dua tahun silam, pemain kelahiran 1991 ini masih bermain untuk Wil di divisi dua Swiss.
Tak lama kemudian Basel membelinya dengan harga murah dan ia dengan cepat membuat dirinya menyesuaikan diri dengan atmosfer kompetisi utama Swiss. Ia menjadi satu bek tengah yang tampil solid dan juga menunjukkan bakat sebagai seorang pemimpin.
6. William Carvalho (Portugal - Sporting Lisbon)
Carvalho, pemain yang lahir di tahun 1992 di Angola ini bergabung dengan akademi pemain muda Sporting pada usia 13 tahun. Da merupakan seorang gelandang bertahan yang sangat efektif dan kuat, berkat fisiknya yang lumayan besar.
Meski banyak orang yang mengatakan bahwa perkembangannya cukup lambat, namun Carvalho selalu menunjukkan hal positif. Dia sempat menghabiskan 18 bulan sebagai pemain pinjaman di Club Brugge, sebelum sukses jadi salah satu penampil terbaik Sporting musim lalu.
Bakatnya bahkan sempat dikabarkan menarik minat Manchester United dan Manchester City.
7. Josip Drmic (Swiss - Bayer Leverkusen)
Josip Drmic (Swiss - Bayer Leverkusen)
Gaya permainan dan posisinya amat mirip dengan Ivica Olic. Ia berkembang bersama skuat muda FC Zurich, dan kemudian memilih berkarir di Bundesliga besama Nurnberg serta mencetak 17 gol.
Sayang, aksi tersebut tak cukup bagus untuk membuat klubnya menghindar dari ancaman degradasi. Namun Drmic tak perlu khawatir karena ia masih akan terus bermain di Bundesliga musim depan usai dibeli oleh Bayer Leverkusen.
Sepak bola memang telah menjadi agama baru penduduk dunia. Namun kelakuan penggemar bola asal Italia telah membuat berang gereja Katolik di Brasil. Mereka membuat iklan yang menampilkan patung Kristus sang penebus di Kota Rio de Janeiro memakai kaos tim dengan julukan Azzuri itu.
Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Sabtu (14/6), gereja Katolik Brasil mengecam iklan ditayangkan oleh saluran televisi Rai Italia. Keuskupan agung Rio de Janeiro menuduh Rai Italia melanggar hak cipta dan menggugat mereka agar mengganti rugi hingga Rp 120,4 miliar.
Presiden Organisasi Olahraga Vatikan (CSI) Edio Costantini mengatakan miris dengan iklan itu. "Kita hidup di dunia yang menempatkan tuhan dalam bangku cadangan," ujarnya. Costantini menambahkan nilai-nilai keagamaan tak lagi dipakai untuk kehidupan namun hanya digunakan sebagai komersialisasi. "Saya merasa marah. Ini lebih parah dari tindakan kekerasan," katanya.
Belum ada tanggapan dari Paus Fransiskus atas kasus ini. Namun sebagai penggemar bola bisa jadi Fransiskus menginginkan kaos terpasang di Yesus Penebus diganti jadi kaos tim nasional Argentina, demikian dituliskan harian the Telegraph.
Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Sabtu (14/6), gereja Katolik Brasil mengecam iklan ditayangkan oleh saluran televisi Rai Italia. Keuskupan agung Rio de Janeiro menuduh Rai Italia melanggar hak cipta dan menggugat mereka agar mengganti rugi hingga Rp 120,4 miliar.
Presiden Organisasi Olahraga Vatikan (CSI) Edio Costantini mengatakan miris dengan iklan itu. "Kita hidup di dunia yang menempatkan tuhan dalam bangku cadangan," ujarnya. Costantini menambahkan nilai-nilai keagamaan tak lagi dipakai untuk kehidupan namun hanya digunakan sebagai komersialisasi. "Saya merasa marah. Ini lebih parah dari tindakan kekerasan," katanya.
Belum ada tanggapan dari Paus Fransiskus atas kasus ini. Namun sebagai penggemar bola bisa jadi Fransiskus menginginkan kaos terpasang di Yesus Penebus diganti jadi kaos tim nasional Argentina, demikian dituliskan harian the Telegraph.
Menjelang kick-off Piala Dunia 2014 sejumlah hewan peramal mulai bermunculan. Dan, tuan rumah Brasil memiliki Big Head, seekor kura kura yang dipercaya untuk memprediksi hasil pertandingan selama turnamen akbar ini digelar.
Untuk pertandingan pertama antara Brasil dan Kroasia, Kamis (12/6), Big Head meramalkan Selecao keluar sebagai pemenang. Prediksi ini dibuat kura-kura berusia 25 tahun tersebut dengan memilih memakan ikan yang digantung di bendera Brasil bukan yang digantung di bendera Kroasia.
Sebelumnya, Big Head sempat berusaha memakain ikan yang digantung di sebuah bola yang menunjukkan hasil imbang. Tapi, ia kemudian memilih ikan di bendera Brasil.
Publik yang menyaksikan pertunjukan ini pun langsung bersorak menyambut pilihan Big Head. Big Head adalah jawaban Brasil terhadap Paul Si Gurita di kebuh binatang Jerman yang sempat terkenal karena memprediksi dengan benar selama Piala Dunia 2010. (**)
Untuk pertandingan pertama antara Brasil dan Kroasia, Kamis (12/6), Big Head meramalkan Selecao keluar sebagai pemenang. Prediksi ini dibuat kura-kura berusia 25 tahun tersebut dengan memilih memakan ikan yang digantung di bendera Brasil bukan yang digantung di bendera Kroasia.
Sebelumnya, Big Head sempat berusaha memakain ikan yang digantung di sebuah bola yang menunjukkan hasil imbang. Tapi, ia kemudian memilih ikan di bendera Brasil.
Publik yang menyaksikan pertunjukan ini pun langsung bersorak menyambut pilihan Big Head. Big Head adalah jawaban Brasil terhadap Paul Si Gurita di kebuh binatang Jerman yang sempat terkenal karena memprediksi dengan benar selama Piala Dunia 2010. (**)
Indonesia pun juga menyambut Piala Dunia 2014 ini dengan penuh antusiasme. Itu dapat terlihat dari berbagai kegiatan masyarakat dan juga bisnis yang dikembangkan sepanjang pesta sepak bola ini. Ada yang menjadikan poster jadwal pertandingan sebagai salah satu bisnis yang menjanjikan. Ada juga yang membuat pernik lucu. Atau, sekadar mengikuti euforia melalui atribut Piala Dunia 2014.
Perajin boneka Danbo Endar Sirait menunjukan boneka Danbo seri Timnas peserta Piala Dunia, di Rumah Danbo Medan, Sumut, Jumat (6/6). Untuk memeriahkan Piala Dunia 2014, boneka berbahan kertas tersebut, dijual seharga Rp 35.000 - Rp 85.000 / Danbo (tergantung ukuran).
Murid TK Bustanul Athfal Aisyiyah mengerubungi replika bola sepak raksasa yang dihiasi hasil guntingan kertas mereka di Desa Taruban, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (7/6). Kegiatan ini melatih ketrampilan tangan dan kemampuan mengenal geometri murid sembari turut menyemarakkan Piala Dunia 2014.
Warga Solo mengenakan topeng capres-cawapres sambil membawa pernik Piala Dunia 2014 berkampanye kreatif di Kawasan Olahraga Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/6). Mereka menghimbau agar slogan "Fair Play" (pertandingan yang adil) dalam sepak bola juga dapat menginspirasi proses Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 dilaksanakan dengan adil dan jujur.
Seorang perajin menyelesaikan pembuatan replika pemain sepak bola di sebuah industri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ARFI (Artistic Resin Figure) kawasan Bhayangkara, Wonosobo, Jateng, Senin (2/6). Menjelang perhelatan Piala Dunia 2014 pesanan replika pemain sepak bola berbahan resin yang pemasaranya telah merambah pasar dunia tersebut meningkat sampai 50 persen, untuk harga dipatok antara Rp90 ribu-Rp 1 juta tergantung ukuran.
Penjaga toko menata kostum bola tim peserta Piala Dunia 2014 di Botani Square, Kota Bogor, Jabar, Senin (9/6). Menjelang ajang sepak bola Piala Dunia, kostum tim peserta favorit seperti Argentina, Spanyol, Jerman dan Jepang dimintai penggemarnya sehingga penjualannya meningkat mencapai 70 persen yang dijual seharga Rp. 400 - Rp. 600 ribu.
Seorang pedagang kaos tim peserta Piala Dunia 2014 menjajakan dagangannya di Pasar Kliwon, Kudus, Jateng, Sabtu (7/6). Jelang perhelatan Piala Dunia 2014 penjualan kaos tim negara-negara peserta Piala Dunia buatan lokal yang dijual antara Rp. 15 ribu hingga Rp. 60 ribu perbiji tersebut mengalami peningkatan penjualan mencapai 50 persen.
Seorang anak naik sepeda melintas dibawah sepanduk bergambar bendera negara peserta Piala Dunia 2014, di Desa Tentenan, Larangan, Pamekasan, Jatim, Kamis (12/6). Warga di desa itu, memancang bendera dan umbul-umbul peserta Piala Dunia 2014 di sudut-sudut jalan dan rumah mereka sebagai dukungan terhadap negara peserta dalam perhelatan sepak bola terbesar se jagad tersebut.
Pengunjung melintas di dekat patung maskot piala dunia Brasil 2014 yang dipajang di lobi salah satu hotel di Makassar, Sulsel, Senin (9/6). Sejumlah hotel dan pusat perbelanjaan di Makassar memajang simbol-simbol piala dunia Brasil 2014 untuk menarik pengunjung.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Pemancing Italia bernama Dino Ferrari menangkap ikan lele raksasa di Sungai Po, sebelah utara Italia pekan lalu. Ikan lele raksasa itu beruk...
-
Sebuah kecelakaan tak terduga menimpa supercar Lamborghini Gallardo Superleggera di A41, jalan tol Hemel Hempstead, Herfordshire, Inggris. B...
-
Pekerja kantoran yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer akan mengalami gangguan pada produkstivitas air mata, mirip deng...
-
Tornado kembar melanda beberapa kawasan yang dihuni masyarakat komunitas pertanian di timur laut Nebraska. Dua pusaran angin yang muncul dal...
-
Selamat datang Piala Dunia! Event empat tahunan ini akhirnya datang juga. Ditandai dengan pembukaan yang penuh warna di Stadion Itaquerao,...
-
Dalam hitungan hari, perhelatan akbar Piala Dunia 2014 akan segera dimulai. Persiapa seluruh tim nasional sudah hampir mendekati finish. Sem...
-
mengonsumsi lemak jenuh seperti mentega tidak meningkatkan risiko penyakit jantung. Mungkin Anda hanya mengenal lemak baik ada pada buah avo...
-
Piala Dunia merupakan perhelatan paling ditunggu-tunggu penggemar sepak bola di seluruh dunia. Terlebih lagi jika tim nasional ikut berlaga...
-
Sepak bola memang telah menjadi agama baru penduduk dunia. Namun kelakuan penggemar bola asal Italia telah membuat berang gereja Katolik d...
-
YouTube berencana akan menghapus video musik milik artis seperti Adele, Artic Monkeys, dan Jack White karena artis yang bernaung di label ...
Translate
Followers
Blog Archive
-
▼
2014
(28)
-
▼
Juni
(28)
- Hacker Anonymous Incar Situs Sponsor Piala Dunia
- 4 Tips Sehat Saat Duduk Lama di Depan Komputer
- Terlalu Lama di Depan Komputer Bikin Air Mata Kering
- Terkuak, Charger Palsu Pemicu Ponsel Meledak
- Terlalu Lama Duduk Berisiko Kanker Rahim
- Pemancing Italia tangkap ikan lele seberat 117 kil...
- Empat negara ini larang warganya nonton Piala Dunia
- Prabowo Menolak Cium Pipi Capres Jokowi
- YouTube Akan Blokir Video Musik Adele
- Mentega Aman untuk Jantung
- Tornado Kembar Terjang Nebraska, Bangunan Rata den...
- Lambo Gallardo Superleggera Mendadak Terbakar di J...
- 5 Alasan Argentina bisa juarai Piala Dunia 2014 Br...
- Penumpang Garuda Indonesia Meninggal Dunia di Udara
- Jelang Puasa, Impor Kurma Mulai Tinggi
- Survei LSI: Jokowi-JK 45%, Prabowo-Hatta 38,7%
- Mengenal Teknologi Pencegah Gol Hantu di Piala Dunia
- Ini 5 ilmu sakti yang melegenda
- 7 Bintang muda yang bakal terkenal pasca ikut Pial...
- Patung Yesus di Brasil kenakan kaos bola tim nasio...
- KURA-KURA PERAMAL RAMAIKAN KICK-OFF PIALA DUNIA 2014
- 3 Gunung Berapi Di Sulawesi Utara Berstatus Siaga III
- Sambutan Seru Indonesia untuk Piala Dunia 2014
- Lagu dan Tarian Jadi Warna Utama Pembukaan Piala D...
- Belanda runtuhkan Spanyol 5-1
- Kakek Ini Ubah VW Kodok Terbuat dari Kayu
- Ferrari Menuju Pintu Keluar dari Formula 1
- Video Orang Gila Lempar Batu ke Lamborghini
-
▼
Juni
(28)






























Recent Comment